Bencana Alam

Korban Banjir Dringu Tidak Dapat Bantuan


PROBOLINGGO – Sudah sepekan bencana banjir merendam 3 desa di wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun hingga kini ribuan warga terdampak banjir itu sama sekali tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Pemkab Probolinggo.

Kondisi ini menjadi pergunjingan di antara para korban banjir yang sebelumnya rutin mendapatkan bansos baik dari Pemkab Probolinggo maupun pihak donatur swasta.

“Mungkin bencana kali ini sudah dianggap biasa. Sehingga tidak perlu lagi adanya bantuan sosial. Lagipula bencana kali ini jauh dari tahun politik, sehingga tidak jadi ajang pencitraan,” ujar Samsul Huda (39) salah seorang warga Desa/Kecamatan Dringu, Minggu (13/2).

Menurutnya, penanganan bencana banjir kali ini berbeda jika dibanding penanganan bencana banjir di tahun-tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga desa berlomba untuk memberikan bantuan sosial.

“Banjir sekarang jangan bicara bantuan sosial, tidak ada sama sekali. Silakan dibuktikan di desa Dringu dan Kedungdalem, apakah ada yang dapat?” sebutnya.

Hal senada disampaikan Jumaan (45), warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas. Ia mengakui jika dia dan tetangganya yang terdampak banjir sama sekali tidak mendapatkan bansos dari dari pemerintah daerah. Justru disebutnya bantuan sosial didapatkannya dari salah satu partai politik (Parpol) yang datang menyerahkan bantuan sosial kepada korban banjir.

“Hanya ada sembako dari parpol. Pemerintah daerahnya tidak peduli akan nasib kami. Mungkin baru pedulinya jelang coblosan,” terangnya.

Dia pun menyayangkan ketiadaan perhatian yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo. Terlebih sebagai daerah ada di paling ujung wilayah Kabupaten Probolinggo. Seharusnya perhatian pemerintah daerah juga sama untuk wilayahnya.

“Ketika banjir bandang di Pakuniran, semuanya datang kesana. Giliran kami yang kebanjiran tidak ada sama sekali yang datang. Kami seperti tidak dianggap,” tegasnya.

Sayangnya, saat berusaha dikonfirmasi Koran Pantura, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Akhmad Arief ponselnya tidak bisa dihubungi. (tm/iwy)


Bagikan Artikel